📞 0813-4261-4659 ✉️ [email protected]
Perguruan Tinggi

Sekolah Tinggi Teologi Parausorat

Membentuk Teolog Visioner, Transformatif, dan Berdampak bagi Gereja dan Masyarakat

850+
Mahasiswa Aktif
42
Dosen
6
Program Studi
5.200+
Alumni
Informasi

Berita Terbaru

Kabar & kegiatan terbaru dari kami

Prestasi

Mahasiswa STT Parausorat Raih Juara II Lomba Karya Tulis Teologi Nasional 2026

Tim mahasiswa S1 Teologi berhasil meraih juara II dalam lomba karya tulis tingkat nasional yang diadakan di Jakarta, mengangkat tema teologi ekologi dan pelestarian hutan.

Baca selengkapnya →
Akademik

STT Parausorat Buka Program Sertifikat Bahasa Alkitab Angkatan ke-7

Program sertifikat enam bulan untuk penguasaan bahasa Yunani Koine dan Ibrani Alkitab resmi dibuka. Pendaftaran gelombang pertama berlangsung hingga 30 September 2026.

Baca selengkapnya →
Pengumuman

Pengumuman Jadwal Ujian Tengah Semester Ganjil 2026/2027

Ujian Tengah Semester akan dilaksanakan pada 20-31 Oktober 2026. Mahasiswa diimbau memeriksa jadwal di portal akademik dan memastikan administrasi keuangan lunas.

Baca selengkapnya →
Kegiatan

Program 'Teologi Turun ke Desa' Layani 15 Desa di Minahasa dan Bolaang Mongondow

Dosen dan mahasiswa STT Parausorat mengadakan pelatihan kepemimpinan gereja, konseling keluarga, dan bimbingan belajar bagi anak-anak di 15 desa selama September 2026.

Baca selengkapnya →
Profil

Tentang Kami

Tentang Kami

Sekolah Tinggi Teologi Parausorat berdiri sebagai respons terhadap kebutuhan tenaga pelayanan terdidik di wilayah Indonesia Timur, khususnya di Sulawesi Utara. Berawal dari sekolah Alkitab sederhana pada tahun 2005, institusi ini kini telah berkembang menjadi perguruan tinggi teologi dengan tiga program studi dan lebih dari 850 mahasiswa aktif. Kampus ini mengusung pendekatan pendidikan yang menyatukan pengajaran akademik, pembinaan spiritual, dan praktik pelayanan langsung di gereja lokal. Setiap mahasiswa wajib mengikuti program magang pelayanan selama dua semester untuk memastikan kesiapan mereka di lapangan.\n\nKeunggulan akademik STT Parausorat tampak dari kurikulum yang terus diperbarui setiap tiga tahun, melibatkan para praktisi dan gembala senior dalam penyusunannya. Dosen-dosen kami 80% telah bergelar doktor dari perguruan tinggi seperti Universitas Kristen Duta Wacana, STT Jakarta, dan beberapa universitas teologi di Asia. Rasio dosen-mahasiswa dijaga pada 1:15 untuk memastikan bimbingan personal yang intensif. Selain itu, perpustakaan kami menyediakan lebih dari 12.000 judul buku teologi, jurnal elektronik nasional, dan akses ke database internasional seperti ATLA Religion Database.\n\nFasilitas unggulan meliputi kapel berkapasitas 300 orang, laboratorium bahasa untuk penguasaan bahasa Yunani, Ibrani, dan Inggris teologis, serta ruang kelas multimedia ber-AC. Kami juga memiliki asrama mahasiswa dengan kapasitas 120 tempat tidur, area olahraga, dan klinik kesehatan. Prestasi mahasiswa terlihat dari keberhasilan meraih juara II Lomba Karya Tulis Teologi Nasional 2025 dan partisipasi dalam program pertukaran mahasiswa dengan seminari di Malaysia.\n\nAkreditasi B dari BAN-PT untuk program S1 Teologi dan S1 Pendidikan Agama Kristen menjadi bukti komitmen terhadap mutu. Kami juga menerapkan sistem penjaminan mutu internal berbasis ISO 9001:2015. STT Parausorat terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga rendah hati, melayani, dan berdampak bagi gereja dan masyarakat luas.

Sejarah

STT Parausorat didirikan pada 12 Mei 2005 oleh Pdt. Dr. Yohanes Ratulangi bersama sebuah yayasan misi lokal di Tomohon, Sulawesi Utara. Berawal dari keprihatinan akan minimnya tenaga pelayanan terlatih di pedesaan, beliau membuka kelas pertama dengan hanya 18 mahasiswa dan tiga dosen paruh waktu. Nama “Parausorat” diambil dari bahasa daerah yang berarti “terang yang menerangi”, mencerminkan misi institusi untuk menjadi terang bagi gereja dan masyarakat. Pada tahun 2008, sekolah ini memperoleh izin operasional penuh dari Kopertis Wilayah IX dan mulai menawarkan program S1 Teologi.\n\nPerkembangan signifikan terjadi pada 2012 ketika STT Parausorat membuka Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai respons atas kebutuhan guru agama di sekolah-sekolah. Tiga tahun kemudian, pada 2015, dibuka Program Studi Magister (S2) Teologi dengan konsentrasi Misiologi dan Konseling Pastoral. Jumlah mahasiswa melonjak dari 120 orang pada 2010 menjadi 530 orang pada 2018. Kampus baru seluas 1,2 hektar diresmikan pada 2017 oleh Gubernur Sulawesi Utara, dilengkapi gedung kuliah tiga lantai, perpustakaan modern, dan asrama.\n\nMilestone penting lainnya adalah perolehan akreditasi B dari BAN-PT pada 2019 untuk program S1, disusul akreditasi B untuk program PAK dan S2 pada 2021. Pada 2023, STT Parausorat menjalin kerja sama dengan enam sinode gereja di Indonesia Timur untuk penempatan lulusan dan pelatihan bersama. Hingga 2026, institusi ini telah meluluskan lebih dari 5.200 alumni yang tersebar di 32 provinsi dan 12 negara, bekerja sebagai pendeta, guru agama, konselor, misionaris, dan akademisi.\n\nPencapaian terbaru adalah terpilihnya STT Parausorat sebagai tuan rumah Konferensi Teologi Asia Tenggara 2026 yang dihadiri 250 peserta dari lima negara. Selain itu, dua dosen kami menerima hibah penelitian nasional dari Kementerian Agama pada 2025 untuk studi tentang teologi ekologi di wilayah pesisir. Sejarah panjang ini menegaskan posisi STT Parausorat sebagai salah satu institusi teologi paling dinamis di Indonesia Timur.

Visi & Misi

Visi STT Parausorat untuk menjadi sekolah tinggi teologi unggul dan terpercaya pada tahun 2035 diwujudkan melalui langkah konkret yang terukur. Dalam bidang pendidikan, kami menargetkan 100% dosen bergelar doktor pada 2030, pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran yang selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), serta penerapan blended learning dengan platform e-learning yang terintegrasi. Evaluasi visi dilakukan setiap dua tahun melalui rapat senat dan audit mutu internal, sehingga arah institusi tetap fokus dan adaptif terhadap perubahan zaman.\n\nMisi-misi yang telah dirumuskan tidak sekadar menjadi dokumen, tetapi diimplementasikan dalam aktivitas harian. Misal, misi penelitian dijalankan melalui pusat studi Teologi Kontekstual yang setiap tahun menghasilkan minimal 10 artikel terindeks Sinta dan 2 buku ajar. Misi pengabdian diwujudkan lewat program “Teologi Turun ke Desa” yang pada 2025 melayani 15 desa di Minahasa dan Bolaang Mongondow. Misi pembinaan karakter dijalankan melalui kelompok kecil mentoring mingguan, retret tahunan, dan program pelayanan di gereja mitra. Sementara misi kemitraan dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman dengan 12 gereja sinodal, 3 lembaga misi internasional, dan 2 universitas mitra di Filipina dan Malaysia.\n\nImplementasi visi dan misi ini dievaluasi setiap semester melalui indikator kinerja utama (IKU) yang mencakup tingkat kelulusan tepat waktu, kepuasan pengguna lulusan, jumlah publikasi, dan dampak pelayanan masyarakat. Hasil evaluasi menjadi dasar perbaikan berkelanjutan, sehingga STT Parausorat tidak hanya menjadi institusi pendidikan, tetapi juga agen transformasi sosial-spiritual di Indonesia Timur.

Akreditasi & Penjaminan Mutu

STT Parausorat telah meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk Program Studi S1 Teologi (SK No. 1234/SK/BAN-PT/Akred/S/V/2019), Program Studi S1 Pendidikan Agama Kristen (SK No. 5678/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2021), dan Program Studi S2 Teologi (SK No. 91011/SK/BAN-PT/Akred/M/XI/2021). Status akreditasi ini berlaku hingga 2027 dan menjadi bukti komitmen institusi terhadap standar mutu nasional. Selain itu, kami memiliki Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) yang bertugas merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sistem penjaminan mutu berdasarkan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).\n\nLPMI menerapkan standar mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) dan kriteria akreditasi 9 standar BAN-PT. Setiap tahun, dilakukan audit mutu internal (AMI) pada semua program studi, Unit Pengelola Program Studi (UPPS), dan unit pendukung seperti perpustakaan dan laboratorium. Hasil AMI menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) yang dipantau oleh senat dan yayasan. Kami juga secara rutin mengikuti pelatihan peningkatan mutu bagi dosen dan tenaga kependidikan, seperti workshop penyusunan RPS berbasis OBE (Outcome-Based Education) dan pelatihan penggunaan sistem informasi penjaminan mutu.\n\nUpaya peningkatan kualitas berkelanjutan ditempuh melalui berbagai strategi: (1) menargetkan akreditasi A untuk semua program studi pada 2028, (2) memperluas kerja sama internasional untuk benchmarking mutu, (3) meningkatkan jumlah dosen bergelar doktor dan publikasi bereputasi, serta (4) membangun budaya mutu di seluruh sivitas akademika. Dengan sistem penjaminan mutu yang kuat, STT Parausorat optimis dapat menghasilkan lulusan yang kompetitif dan berdaya guna bagi gereja dan masyarakat.

Arah & Tujuan

Visi & Misi

🎯

Visi

Menjadi sekolah tinggi teologi unggul dan terpercaya di Indonesia pada tahun 2035 yang melahirkan lulusan berkarakter Kristiani, cakap dalam pelayanan, serta mampu menjawab tantangan zaman melalui pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata bagi gereja dan bangsa.

🚀

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan teologi berkualitas yang berlandaskan Alkitab, tradisi gereja, dan konteks budaya lokal untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berintegritas.
  2. Mengembangkan penelitian teologi dan sosial-keagamaan yang relevan dengan kebutuhan gereja, masyarakat, serta isu-isu kontemporer seperti pluralisme, ekologi, dan digitalisasi.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan pemberdayaan jemaat serta komunitas marginal di wilayah Indonesia Timur.
  4. Membina karakter dan spiritualitas mahasiswa melalui mentoring, retreat, dan kegiatan pelayanan terpadu agar menjadi teladan di tengah masyarakat.
  5. Membangun kemitraan strategis dengan gereja-gereja, lembaga misi, dan perguruan tinggi lain di tingkat nasional maupun internasional untuk memperluas dampak pelayanan.
Akademik

Program Studi

Pilihan program unggulan yang tersedia

01

S1 Teologi

Gelar S.Th., masa studi 8 semester, akreditasi B. Prospek karir sebagai pendeta, misionaris, pengajar teologi, konselor rohani, atau peneliti agama.

02

S1 Pendidikan Agama Kristen

Gelar S.Pd.K., masa studi 8 semester, akreditasi B. Lulusan siap menjadi guru PAK di sekolah, kateket, atau fasilitator pendidikan agama di gereja.

03

S2 Teologi (Misiologi)

Gelar M.Th., masa studi 4 semester, akreditasi B. Fokus pada strategi misi kontemporer, antropologi budaya, dan pengembangan gereja lokal.

04

S2 Teologi (Konseling Pastoral)

Gelar M.Th., masa studi 4 semester, akreditasi B. Menyiapkan konselor pastoral profesional untuk gereja, rumah sakit, dan lembaga sosial.

05

Program Sertifikat Bahasa Alkitab

Program non-gelar 6 bulan untuk penguasaan bahasa Yunani Koine, Ibrani Alkitab, dan Inggris teologis. Terbuka bagi umum.

06

Program Ekstensi Teologi

Kelas ekstensi untuk pelayan awam dan guru sekolah minggu, masa studi 6 semester, kuliah akhir pekan di tiga lokasi mitra.

Sarana

Fasilitas

Sarana & prasarana penunjang pembelajaran

Perpustakaan dengan 12.000+ judul buku teologi, jurnal elektronik, dan akses database ATLA Religion Database
Laboratorium Bahasa untuk praktikum bahasa Yunani, Ibrani, dan Inggris teologis dengan perangkat audio-visual
Kapel berkapasitas 300 orang untuk ibadah harian, retret, dan kegiatan rohani kampus
Asrama mahasiswa berkapasitas 120 tempat tidur dengan fasilitas wifi, ruang belajar, dan dapur bersama
Ruang kelas multimedia ber-AC dilengkapi proyektor, smart TV, dan sound system
Klinik kesehatan kampus dengan tenaga medis dan layanan konseling dasar
Area olahraga multifungsi untuk futsal, basket, dan voli serta lapangan terbuka hijau
Pusat Studi Teologi Kontekstual sebagai ruang penelitian, diskusi, dan penerbitan jurnal ilmiah